Informasi Perikanan
Cara Membawa Ikan Hias Jarak Jauh Saat Mudik
Halo, Sobat Moja (Molly Jaya)! Udah pada mudik belum, nih? Minmo sering banget ditanya, “Min, ikan tuh boleh dibawa perjalanan mudik nggak sih?” Jawabannya, boleh banget, dong!
Tapi, ada tapinya, Sobat Moja. Kamu harus perhatiin ikan apa yang dibawa dan gimana bawanya. Kalau kamu bikin satu kesalahan fatal, ikan bisa mati dalam 5 menit! Karena itulah hari ini Minmo bakal bagi ilmu cara membawa ikan hias jarak jauh saat mudik.
Bolehkah Membawa Ikan Saat Mudik?

Sebenarnya, ikan hias yang punya daya tahan bagus itu lumayan oke buat diajak road trip. Apa aja tuh, Min ikannya? Yah, contohnya seperti molly, platy, GloFish, guppy, cupang, danio, dan sebagainya. Selama kamu tahu teknik packing yang bener, mereka bakal santai aja di dalam wadah.
Tapi ya itu, realitanya perjalanan mudik itu penuh drama. Mulai dari macet, guncangan di jalan berlubang, sampai perubahan suhu juga. Itu semua yang bikin ikan malah jadi stres.
Ikan yang stres itu warnanya bakal pudar dan imunnya drop. Jadi, kuncinya bukan cuma “muat” di wadah, tapi gimana cara bikin mereka ngerasa “aman”. Kalau kamu ngikutin tips dari Minmo, insyaallah ikan kamu bakal sampai dengan sehat walafiat!
Penyebab Paling Umum Ikan Meninggal di Perjalanan

Sebagai WNI alias Warga Negara Indonesia, ada satu masalah yang harus Sobat Moja waspadai. Ikan yang meski kuat itu, musuh terbesarnya adalah panas. Bahkan, ikan itu bisa aja tahan dibiarin seminggu di plastik, tapi nggak kuat 5 menit kena panas.
Minmo jadi inget, dulu ada pembeli yang datang jauh-jauh ke toko buat beli ikan. Saat itu, Minmo udah wanti-wanti, untuk jangan pernah tinggalin ikan sendirian di mobil. Eh, setelah itu, nggak sampai dua jam perjalanan, si Mas-nya nelpon Minmo sambil nangis-nangis karena ikannya udah pada turu semua.
Ternyata pas dia mampir beli makan siang, ikannya ditinggal sendirian di dalam mobil. Sobat Moja harus paham buat jangan pernah remehin suhu. Ikan nggak bakal kuat bahkan cuma sebentar kalau kena panas terik! Meskipun AC mobil nyala, suhu di dalam mobil yang parkir di bawah terik matahari itu bisa naik drastis.
Apalagi kalau kamu naruh wadahnya di dashboard, itu matahari tembus kaca langsung “nyiksa” ikan di dalam. Ibaratnya, ikan kamu lagi disetrika pelan-pelan. Jadi, kalau kamu mampir di rest area, wajib hukumnya bawa ikannya keluar dari mobil!
Tindakan Yang Tepat Untuk Menghindari Kematian Ikan

Saat mampir di manapun itu, taruh di ikan tempat yang teduh, sejuk, dan aman dari sinar matahari langsung. Jangan sekali-kali ditinggal sendirian di dalam mobil, meskipun “cuma bentar”. Dan untuk posisinya di mobil pas perjalanan, hindari banget area dashboard atau kaca belakang. Itu bakal bikin ikan kena sinar matahari langsung.
Paling aman, taruh di lantai area kursi tengah yang terlindung dari cahaya langsung. Inget ya, Sobat Moja, sekuat apa pun ikan itu, dia tetep makhluk hidup yang butuh suhu stabil. Sayangi ikanmu seperti kamu menyayangi diri sendiri!
Baca Juga: 7 Ikan Hias yang Tidak Mudah Mati dan Cocok Buat Pemula
Perlengkapan Wajib untuk Perjalanan Jauh

Biar perjalanan aman, jangan pakai wadah sembarangan ya. Minmo bakal kasih tiga opsi yang bisa kamu pakai, Sobat Moja. Yuk simak beberapa cara membawa ikan hias jarak jauh ini!
1. Opsi A: Pakai Box Styrofoam Utuh + Kantong Plastik

Ini adalah opsi paling aman buat yang mau mudik lama, apalagi yang sering kena macet. Soalnya, styrofoam itu bisa jaga suhu biar enggak naik turun. Caranya adalah kamu masukkan ikan ke kantong plastik dan kasih oksigen. Ini oksigennya wajib ya, Sobat Moja, jangan coba-coba ditiup pakai mulut sendiri.
Kalau kamu bingung, datengin aja toko ikan hias terdekat dan minta isiin oksigennya. Mungkin kamu cuma perlu bayar Rp2.000 – 5.000 per plastiknya. Habis itu baru deh kamu masukin box styrofoam ini. Kalau pengen box styrofoam bekas yang murah, bisa dateng ke penjual buah di pasar dan beli dari mereka.
Kamu mungkin bakal disuruh bayar Rp10.000 – Rp15.000, atau bahkan kalau penjualnya baik, bisa dikasih gratis. Tapi beli dari penjual buah ya, jangan penjual ikan hidup/laut, biar styrofoam-nya nggak bau.
2. Opsi B: Pakai Kardus Lapis Styrofoam

Selanjutnya, ada opsi B ini mirip banget sama Opsi A, tapi lebih murah. Caranya, kayak opsi pertama, masukkin ikan ke dalam kantong plastik dan dikasih oksigen. Kemudian, siapin kardus utuh yang tebal. Setelah itu, dinding-dinding kamu kasih styrofoam buat jaga suhu di dalam kardus.
Metode ini lebih murah karena kamu nggak perlu beli box styrofoam utuh. Ini bisa jadi alternatif juga kalau kamu sulit menemukan box utuh tadi.
3. Opsi C: Pakai Ember

Opsi ini bisa dipilih kalau kamu bawa ikan yang ukurannya agak besar. Apalagi kalau Sobat Moja nggak nemu toko ikan buat isi oksigen murni juga. Jadi, silakan siapkan ember yang ada tutupnya dan isi air yang sudah diendapkan.
Setelah itu, aklimatisasi si ikan sebelum dimasukin ke ember. Kalau aklimatisasinya sudah selesai dan ikannya udah masuk, baru dikasih aerator. Aerator ini wajib ya Sobat Moja, karena di sini kita nggak pakai oksigen.
Kelebihan dari metode ini, kamu nggak perlu pakai plastik dan oksigen lagi. Tapi kekurangannya suhunya gampang naik, ada resiko tumpah dan baterai aerator habis juga. Jadi, sebaiknya pastikan perjalanan kamu nggak lebih dari 6 jam.
Baca Juga: Cara Mengaklimatisasi Ikan Baru Agar Tidak Stres
Hal yang Harus Diingat Jika Beli di Toko Ikan Hias

Kalau kamu bawa ikannya dari toko ikan hias, ini malah lebih enak. Karena kamu nggak perlu nyiapin packingnya sendiri. Tapi, ada pesan dari Minmo, yaitu kamu harus bilang ke penjualnya kalau perjalanan kamu jauh.
Soalnya, bisa aja penjualnya menganggap rumah kamu dekat dan cuma ngelakuin packing standar. Packing standar itu biasanya cuman tahan perjalanan sebentar doang. Nih, Minmo contohin cara ngomongnya:
“Kak, saya mau bawa ikan ini ke [Sebutkan Kota]. Perjalanannya sekitar [Sebutkan Jam]. Tolong dipacking pakai oksigen murni yang kuat dan plastiknya didobel ya, Kak.”
Baca Juga: 11 Ikan Hias Warna-Warni yang Bikin Ruang Tamu Lebih Hidup Saat Lebaran
Langkah-Langkah Packing yang Profesional

Tips-tips ini itu salah satu poin penting di pembahasan cara membawa ikan hias jarak jauh kali ini. Yuk dibaca baik-baik!
1. Puasakan Ikan

Ini wajib! Jangan kasih makan 12-24 jam sebelum berangkat. Ikan yang kenyang bakal BAB di jalan. Kotoran itu bakal bikin air beracun karena amonia tinggi. Ikan kuat kok puasa 1-2 hari, nggak perlu khawatir!
2. Rasio Air & Udara

Kalau menaruh air di plastik, jangan isi wadah sampai penuh pol! Minmo selalu pakai rumus 1/3 air dan 2/3 udara. Ikan butuh ruang di atas permukaan air buat pertukaran oksigen.
Selain itu, pastikan di dalam plastik ikannya nggak terlalu banyak. Karena itu bisa bikin oksigennya cepat berkurang. Apalagi kalau perjalanan Sobat Moja lama.
3. Water Conditioner

Cemplungin sedikit anti-stres atau water conditioner. Ini kayak “obat penenang” biar ikan nggak gampang shock kena guncangan.
4. Teknik Packing

Kalau pakai plastik, double plastiknya. Usahakan pakai plastik PE, karena itu elastis banget dan nggak gampang robek. Di Molly Jaya biasanya pakai plastik itu. Kalau pakai ember, pastikan tutupnya rapat tapi nggak kedap udara.
Tips Selama di Perjalanan

Cara membawa ikan hias jarak jauh yang nggak boleh dilewatin selanjutnya adalah masalah posisi. Pas di mobil, taruh wadah di posisi datar. Jangan ditaruh di jok yang miring, kasihan ikannya “oleng” terus!
Jauhkan dari sinar matahari langsung dan hembusan AC yang terlalu dingin. Karena suhu yang naik-turun drastis itu musuh utama.Seperti yang Minmo bilang tadi, taruh aja di lantai kursi tengah.
Kalau air kelihatan keruh banget, ganti sekitar 20-30% airnya dengan air yang sudah kamu siapkan sebelumnya. Jangan males, demi kesehatan si kecil!
Teknik Adaptasi (Aklimatisasi) Saat Tiba di Tujuan

Sampai di tujuan, jangan buru-buru dilepas! Ikan kamu butuh proses penyesuaian suhu. Caranya, biarkan wadah plastiknya mengapung di akuarium. Tunggu selama 15-20 menit.
Setelah itu, masukkan sedikit air dari akuarium tujuan ke dalam wadah secara bertahap. Ini penting banget biar parameter airnya nggak bikin ikan kaget dan stres.
Baca Juga: 7 Perlengkapan Akuarium Wajib Agar Ikan Hias Tetap Sehat Saat Ditinggal Mudik Lebaran
5 Pertanyaan Umum Terkait Cara Membawa Ikan Jarak Jauh Saat Mudik. (FAQ)
1. Ikan apa yang paling tahan perjalanan jauh?

Duh, jangan ya Sobat Moja! Aturan maskapai soal cairan dan hewan hidup itu ribet. Jalur darat jauh lebih aman. Biasanya yang bisa melakukan itu cuma toko ikan hias yang udah besar, kayak Molly Jaya. Ini karena kami sudah kerjasama langsung dengan ekspedisinya.
3. Bagaimana tanda ikan stres?

Warnanya pucat, berenang nabrak-nabrak. Atau kadang cuma diem aja di dasar wadah.
4. Apakah perlu aerator terus?

Kalau perjalanan kurang dari 4 jam, nggak terlalu wajib. Apalagi kalau kamu taruh di plastik dan udah dikasih oksigen. Tapi kalau kamu taruh di ember dan perjalanan di atas 6 jam, aerator baterai itu “nyawa” mereka.
5. Bagaimana jika Ikan lemas pas sampai?

Cara mengatasinya kamu bisa taruh di tempat tenang, gelap, dan kasih aerasi. Oh ya, jangan dikasih makan selama 24 jam ya, biar mereka tenang dulu.
Dapatkan Ikan Hias dengan Packing Terbaik Hanya di Molly Jaya
Gimana, Sobat Moja? Sekarang udah tahu kan cara membawa ikan hias jarak jauh saat mudik? Kuncinya adalah persiapan yang matang dan rasa sayang. Tapi kalau kamu mudik dan mampir ke Molly Jaya di Kediri, kamu pasti akan langsung dapat packing aman kok.
Molly Jaya selalu pakai SOP packing yang aman-aman terus. Itu karena kami nggak mau bikin pembeli kecewa. Jadi, nggak heran kalau para juragan ikan hias pun langganan di kami.
Kalau kamu kepengan beli ikan hias lengkap dan pengiriman aman juga, langsung cek katalog kita. Ikan kamu bisa sampai dalam satu hari atau bahkan 3-6 jam aja lho. Kami pun sediakan garansi buat semua pembeli, supaya kamu tenang.
Yuk, jangan sampai salah packing! Kalau ada yang mau ditanyain soal stok ikan atau tips lainnya, langsung aja chat Minmo ya. Happy mudik dan hati-hati di jalan, Sobat Moja!
Cupang Halfmoon Cooper Mix Rosetail
Mulai Harga aslinya adalah: Rp15.000.Rp4.000Harga saat ini adalah: Rp4.000.
Cupang Plakat Bluepanda
Mulai Harga aslinya adalah: Rp50.000.Rp5.000Harga saat ini adalah: Rp5.000.
Cupang Plakat Bluerim
Mulai Harga aslinya adalah: Rp50.000.Rp17.000Harga saat ini adalah: Rp17.000.
Glofish tetra (Ayak 7-8)
Mulai Harga aslinya adalah: Rp2.500.Rp650Harga saat ini adalah: Rp650.
Guppy Half Black White
Mulai Harga aslinya adalah: Rp10.000.Rp5.000Harga saat ini adalah: Rp5.000.
Guppy Platinum Red Tail (PRT)
Mulai Harga aslinya adalah: Rp3.500.Rp1.500Harga saat ini adalah: Rp1.500.
Molly Balon Black Cawang
Mulai Harga aslinya adalah: Rp5.000.Rp3.000Harga saat ini adalah: Rp3.000.
Molly Balon Sunkist
Mulai Harga aslinya adalah: Rp3.000.Rp2.000Harga saat ini adalah: Rp2.000.
Molly Balon Sunkist Cawang (Jumbo)
Mulai Harga aslinya adalah: Rp10.000.Rp5.500Harga saat ini adalah: Rp5.500.
Molly Gold Cawang (Indukan)
Mulai Harga aslinya adalah: Rp50.000.Rp20.000Harga saat ini adalah: Rp20.000.
