Informasi Perikanan
Cara Mengawinkan Ikan Koki untuk Pemula
Halo, Sobat Moja (Molly Jaya)! Pernah nggak sih kamu mulai coba budidaya koki, tapi breedingnya susah? Minmo (Admin Moja) ngerti kesulitan kamu. Itulah kenapa sekarang Minmo mau bagi rahasia cara mengawinkan ikan koki.
Beternak koki itu sebenarnya enggak sesusah itu, hanya saja perlu timing yang pas. Yuk, simak detailnya mulai dari rahasia mengawinkan sampai panen baby koki!
Fase Seleksi Indukan: Cari Bibit Unggul!

Buat pilih indukan, itu nggak boleh sembarangan. Harus dicariin jodoh yang tepat! Supaya hasil anakannya maksimal. Cuz, simak bareng gimana cara Minmo berhasil mengawinkan koki!
Cara Membedakan Jantan dan Betina

Sebelum memilih indukan paling berkualitas, tentunya harus tahu kelaminnya dulu. Jangan sampai gendernya sama, nanti nggak jadi anak. Pertama-tama, ciri khas koki jantan itu ada bintik-bintik putih kecilnya.
Bintik itu teksturnya keras kayak pasir kecil saat kamu raba. Lokasinya itu ditutup insang dan sepanjang sirip dada. Fungsi bintik ini mereka pakai untuk merangsang betina. Biar gampang bikin si betina keluarin telur selama proses kejar-kejaran.
Sementara ciri khas koki betina itu ada di perut. Karena perut itu letaknya telur. Perut ikan koki betina bakal lebih besar, bulat, dan menggembung. Kalau diraba akan terasa kenyal dan lembut gitu.
Tapi ini beda ya dari koki yang gembul akibat kekenyangan! Kalau mereka kekenyangan, perutnya akan gembul tapi keras. Jadi beda banget.
Kriteria Indukan Unggul

Nah, setelah Sobat Moja sudah bisa bedain jantan dan betina, waktunya pilih koki terbaik. Kayak gimana aja tuh koki yang bagus dari koki lain?
- Usia Matang: Koki yang umurnya minimal 1-2 tahun. Kalau di bawah itu, telurnya biasanya kurang matang atau anaknya lemah.
- Bentuk dan Warna Ideal: Pastiin koki Sobat Moja bentuk tubuhnya proporsional sesuai standar. Siripnya pun nggak ada yang robek, dan warnanya ngeblok alias nggak pudar.
- Kondisi Fisik Prima: Harus aktif, lincah, dan nggak mager! Ikan yang sehat adalah ikan yang semangat kawin.
Pemberian Pakan Intensif (Fase Gendut-Gendutin)

Sebelum dimasukkin ke kamar pengantin, jantan dan betina wajib banget dipisah. Habis itu kamu beri pakan intensif selama 1-2 minggu.
Ini tujuannya agar sperma si jantan jadi lebih encer. Telur si betina pun jadi lebih penuh dan matang sempurna.
Selain itu, jangan pelit! Kasih pakan yang tinggi protein kayak cacing sutra, udang cincang, atau pelet premium khusus color & growth 2-3 kali sehari. Pastiin mereka kenyang tapi jangan sampai kekenyangan.
Kalau bingung mau dapetin pakan paling cocok, langsung checkout aja pakan di bawah ini!
Persiapan Wadah Pemijahan (Kamar Pengantin VIP)

Ini adalah venue yang menentukan sukses tidaknya proses kawin. Pastiin wadahnya aman dan nyaman.
Bisa pakai akuarium kosong isi 40 liter atau bak plastik yang bersih juga bisa. Airnya jangan terlalu dalam, supaya memudahkan jantan mengejar betina. Burayak pun lebih gampang ambil oksigen nanti.
Jangan lupa siapin media penempelan telur! Ini penting banget! Telur koki itu lengket dan butuh tempat menempel.
Sobat Moja bisa pakai ijuk sintetis, tanaman air plastik, atau kakaban yang sudah dicuci bersih. Anggap ini kasur empuk buat telur-telur lucu!
Proses Memicu dan Mengawinkan Ikan Koki (PDKT Brutal)

Proses kawin koki itu memang terlihat brutal. Ini karena didominasi ritual kejar-kejaran yang heboh. Nih, Minmo jelasin!
Pengaturan Suhu (Triggering)

Pindah indukan ke wadah pemijahan di sore hari. Malamnya, biarkan suhu akuarium turun sedikit 2°C lebih rendah dari suhu harian. Karena koki suka kawin pas subuh.
Trik Minmo, pas pagi hari, tambahkan air baru yang sudah diendapkan. Pakai selang dan nyalakan air stone. Sirkulasi air baru ini bakal menstimulasi rasa happy dan memicu mood kawin!
Rasio Indukan Idealnya

Idealnya adalah 2-3 jantan untuk 1 betina. Loh, Minmo kenapa nggak 1:1? Karena jantan itu harus kerja keras mengejar betina sampai telurnya keluar semua.
Kalau cuma satu jantan, dia bisa kelelahan duluan, dan banyak telur betina yang nggak terbuahi (alias zonk!).
Proses Pengejaran dan Pengangkatan Indukan

Jadi si jantan akan ngejar betina ke segala arah, terutama di bagian perut dan lubang anus. Jangan panik! Ini normal.
Proses kejar-kejaran ini bisa terjadi berjam-jam dan endingnya pas betina mulai mengeluarkan telur. Telur itu bakal nempel di media yang sudah kamu siapkan.
Pemijahan biasanya selesai pagi menjelang siang. Tandanya, si betina bakal terlihat kurus dan kelelahan, dan telur sudah tersebar. Langsung aja angkat indukan jantan dan betina!
Indukan koki itu nggak punya parenting skill yang bagus. Justru, mereka akan berubah menjadi kanibal dan memakan telur-telur mereka sendiri!
Perawatan Telur dan Burayak (Fase Menanti Keajaiban)

Selamat, kamu sudah jadi orang tua! Sekarang saatnya fokus ke anak-anak koki! Setelah indukan diangkat, wadah telur harus dirawat dengan baik.
Hal penting yang harus kamu lakukan adalah selalu cek jamur. Telur yang nggak dibuahi bakal berubah jadi putih kayak kapas. Ini wajib banget kamu ambil, supaya telur yang sehat nggak ketularan nggak netas.
Biar lebih aman, terapin aja tips yang selalu Minmo pakai tiap jaga telur koki, yaitu kasih obat. Minmo selalu pakai obat anti jamur, yaitu Methylen Blue (obat biru) ke dalam air.
Masa Inkubasi

Telur biasanya menetas dalam waktu 2-4 hari, tergantung suhu air. Kalau airnya hangat 26°C, biasanya lebih cepat.
Perawatan Burayak (0-1 Minggu)

Setelah menetas, burayak (anakan koki) akan terlihat kayak titik hitam yang nempel di kaca. Selama 1-2 hari, mereka masih punya kantong kuning telur (cadangan makanan) dan nggak butuh makan.
Pakan Burayak Lanjutan

Setelah kantong kuning telur habis, mereka sudah mulai berenang bebas! Ini saatnya kasih makan.
Menurut wajib yang Minmo terapin selama ini itu artemia (kutu air fresh) yang baru menetas atau. Bisa juga pakai kutu air (Daphnia). Pakan ini super kecil dan penuh protein, sempurna buat kickstart pertumbuhan!
Penutup
Gimana, Sobat Moja? Nggak serumit itu kan cara mengawinkan ikan koki? Kuncinya jantan harus banyak, betina harus gendut. Selain itu, harus ada media untuk telur menempel.
Sekarang kamu sudah pegang rahasia sukses breeding ini. Jangan cuma baca, langsung praktikkan! Molly Jaya punya banyak koleksi ikan koki berbagai jenis yang bisa kamu pilih lho!
Mulai dari Koki Panda Jumbo, Mata Balon, Rancu Red White, Oranda, Mutiara, dan sebagainya! Minmo jamin ikan kami sehat-sehat karena diurus oleh para profesional! Jangan sampai kehabisan ya, karena para hobiis lain suka kalap borong stok ikan koki Molly Jaya.
Selain itu, kalau butuh pelet premium untuk koki langsung cek katalog Molly Jaya. Kami sedia pakan untuk indukan maupun anakannya. Yuk, langsung check out!
Koki Mata Balon
Mulai Harga aslinya adalah: Rp50.000.Rp20.000Harga saat ini adalah: Rp20.000.
Koki Mutiara (Grade A )
Mulai Harga aslinya adalah: Rp30.000.Rp17.000Harga saat ini adalah: Rp17.000.
Koki Oranda (8-10 cm)
Mulai Harga aslinya adalah: Rp15.000.Rp7.000Harga saat ini adalah: Rp7.000.
Koki Panda (5-8 cm)
Mulai Harga aslinya adalah: Rp30.000.Rp23.000Harga saat ini adalah: Rp23.000.
Koki Panda Jumbo (Grade A)
Mulai Harga aslinya adalah: Rp60.000.Rp45.000Harga saat ini adalah: Rp45.000.