Informasi Perikanan
11 Penyakit Ikan Cupang yang Paling Sering Menyerang dan Cara Mengobatinya
Wah, halo Sobat Moja! Ketemu lagi bareng Minmo yang baru aja selesai nyemplung ke kolam budidaya cupang Molly Jaya. Hari ini Minmo mau bahas topik yang sering jadi request nih. Yaitu tentang macam-macam penyakit ikan cupang yang paling sering menyerang mereka.Â
Biarpun cupang itu terkenal sebagai ikan yang macho dan suka gelud, tapi bisa sakit juga. Sebagai peternak yang tiap hari ngurusin puluhan ribu cupang, Minmo sering nemuin berbagai drama penyakit. Biar Sobat Moja nggak panik pas cupangmu meriang, yuk ikutin Minmo jelasin berbagai penyakit mereka!
Mengapa Ikan Cupang Rentan Terkena Penyakit?

Sebenarnya ikan cupang itu nggak bakal sakit mak cling gitu aja. Penyakit ikan cupang itu datang karena ada sebabnya. Apalagi kalau lingkungannya buruk, cupang bakal makin diintai penyakit. Nih, Minmo kasih tahu sebab-sebabnya!
1. Kualitas Air yang Buruk

Sobat Moja, jujur ya, air itu adalah “udara” buat ikan. Kalau airnya jarang diganti, kotoran dan sisa makanan bakal numpuk. Jadilah terkumpul amonia dan nitrit yang beracun.Â
Bayangin kamu tinggal di tempat yang banyak asap beracunnya? Pasti sering merasa nggak sehat dan nggak ceria kan? Begitu juga cupang. Air yang kotor bakal bikin sistem imun mereka jebol.Â
Saat itulah bakteri atau parasit langsung “pesta pora” menyerang tubuh ikan kamu. Jadi, jangan males kuras air. Kurasnya sebanyak 20-30% air aja ya, dua kali seminggu.Â
2. Stres Lingkungan

3. Kontaminasi Eksternal

Hati-hati nih kalau kasih pakan hidup sembarangan! Kadang jentik nyamuk atau cacing sutra yang diambil dari selokan tanpa dibersihin itu bawa bakteri jahat. Itulah kenapa di Molly Jaya pakan hidup selalu disterilin dulu, bahkan dikarantina.Â
Selain pakan, tanaman air baru pun bisa bawa penyakit. Jadi, jangan langsung dicemplungin tanpa dikarantina juga.Â
Daftar 11 Penyakit Ikan Cupang dan Cara Mengobatinya

Minmo lagi sering baca-baca jurnal nih buat belajar tentang penyakit ikan cupang. Jadi dari salah satu jurnal ojs.trigunadharma.ac.id Minmo berhasil rangkum 11 penyakit yang sering diderita ikan cupang. Sini Minmo jabarin ke Sobat Moja!
1. Busuk Sirip (Fin Rot)

Ini penyakit paling umum! Gejalanya, sirip cupang kamu kelihatan robek-robek compang-camping. Kadang ada yang sampai ujung ekornya menghitam kayak kebakar. Cara ngobatinnya: rajin ganti air tiap hari (100% air baru).Â
Habis itu dikasih garam ikan plus antibiotik khusus ikan. Kalau airnya bersih, siripnya bakal tumbuh lagi kok, tenang aja!
2. White Spot (Ich)

Kalau badan cupang kamu kelihatan ada bintik-bintik putih kayak ditaburin garam, itu tandanya kena Ich. Ini parasit yang bikin gatal.Â
Minmo biasanya naikin suhu air sedikit (pakai heater) di suhu sekitar 29-30°C. Tetesin juga pakai obat Ich dan methylene blue (obat biru). Jangan lupa, selama pengobatan lampunya dimatiin aja biar obatnya kerja maksimal.
3. Velvet (Oodinium)

Mirip white spot, tapi bintik-bintiknya lebih kecil dan warnanya kayak debu emas atau karat. Cara ceknya sorot pakai lampu senter. Kalau kelihatan berkilau emas, berarti itu Velvet.Â
Karena parasit ini butuh cahaya buat berkembang biak, isolasi ikan kamu di tempat gelap total. Jangan lewatin pula buat kasih obat khusus Velvet.
4. Dropsy (Busuk Perut)

Ini penyakit yang paling ditakuti. Perut ikan bengkak gede banget dan sisiknya berdiri kayak buah pinus. Jujur, ini susah disembuhin kalau udah parah.Â
Tapi Sobat Moja bisa coba pakai garam epsom (garam inggris) buat ngurangin cairan di perutnya. Kombinasiin juga sama antibiotik oral lewat pakan.
Baca Juga: 7 Obat Ikan Hias yang Wajib Tersedia di Rumah, Jangan Tunggu Ikan Sakit Parah!
5. Penyakit Gelembung Renang (Swim Bladder Disorder)

Kalau cupang kamu renangnya miring, nungging, atau cuma bisa ngambang di permukaan, itu pertanda sakit. Nama penyakitnya gangguan gelembung renang atau swim bladder disorder. Biasanya karena kebanyakan makan atau sembelit.Â
Obatnya? Puasain dia selama 2-3 hari. Habis itu kasih sedikit rebusan kacang polong yang udah dikupas kulitnya. Ini bakal bantu pencernaannya lancar lagi.
6. Mata Bengkak (Popeye)

Penyakit ikan cupang lainnya adalah Popeye. Sesuai namanya, mata ikan menonjol keluar kayak mau lepas. Ini biasanya karena infeksi bakteri akibat air kotor.Â
Minmo saranin langsung ganti air secara ekstrem (rutin) dan pakai antibiotik spektrum luas. Jaga kebersihan itu harga mati kalau nggak mau matanya makin parah!
7. Jamur Kulit (Cotton Wool Disease)

Kelihatannya kayak ada gumpalan kapas putih yang nempel di badan atau mulut ikan. Ini jamur jahat! Segera pisahin ikannya dari ikan lain. Setelah itu kasih obat antijamur. Pastiin juga akuarium kamu nggak ada sisa makanan yang membusuk karena itu sumber utamanya.
8. Cacing Jangkar (Anchor Worm)

Ini ngeri, Sobat Moja! Ada cacing yang beneran nancap di kulit ikan. Kalau Minmo nemu yang gini, Minmo bakal cabut manual pakai pinset secara hati-hati (pelan-pelan ya!). Terus bekas lukanya diolesin obat luka ikan biar nggak infeksi.
Baca Juga: Cara Mengobati Ikan Cupang Diam di Permukaan Udara, Kenali Penyebabnya
9. Columnaris (Mulut Berjamur)

Penyakit ini sangat menular dan mematikan. Gejalanya ada bercak putih abu-abu di mulut atau kepala. Kalau nggak gercep diobatin pakai antibiotik khusus, ikan bisa lewat dalam hitungan hari. Segera karantina kalau ada tanda-tanda ini!
10. Berak Putih (Internal Parasite)

Coba cek kotorannya, kalau warnanya putih memanjang kayak benang itu bahaya. Apalagi kalau ikannya makin kurus biarpun makan banyak. Berarti ada cacing di perutnya. Kasih obat cacing yang dicampur ke pakan biar parasitnya mati dari dalem.
11. Keracunan Amonia

Ikan kamu megap-megap di permukaan terus insangnya memerah atau menghitam? Itu fix keracunan amonia! Langsung ganti air besar-besaran (80-90%) dan kasih obat buat netralin racunnya.
Baca Juga: 7 Cara Merawat Ikan Cupang Ekor Lebar Agar Tidak Mudah Rusak
Langkah Pertolongan Pertama Saat Ikan Cupang Sakit

1. Karantina di Akuarium Hospital

Jangan obatin ikan di akuarium utama kalau ada ikan lain atau tanaman. Pindahin ke “Akuarium Hospital” alias wadah karantina. Ini biar obatnya nggak ngerusak ekosistem akuarium utama.Â
Selain itu biar Sobat Moja lebih gampang nakar dosis obatnya. Minmo selalu punya wadah khusus buat ikan yang lagi “isoman” (isolasi mandiri).Â
Baca Juga: Cara Aklimatisasi Ikan: 6 Langkah Wajib Agar Ikan Baru Beli Tidak Mati
2. Penghentian Pakan Sementara

Pas ikan sakit, sistem tubuhnya lagi fokus buat perang lawan bakteri. Jangan dipaksa makan banyak-banyak. Puasain dulu 1-2 hari biar organ dalamnya nggak kerja berat. Kalau pun mau kasih makan, kasih dikit aja yang proteinnya bagus.
3. Pengaturan Suhu dan Aerasi

Cara Mencegah Penyakit Datang Kembali

1. Jadwal Ganti Air Rutin

Nggak ada obat yang lebih ampuh daripada air bersih! Kalau wadah kamu kecil, ganti air 2-3 hari sekali. Kalau pakai akuarium gede, seminggu sekali udah cukup. Konsistensi itu kunci biar cupang kamu tetep happy dan siripnya selalu berkibar cantik.
2. Karantina Barang Baru

Baru beli tanaman atau hiasan akuarium? Jangan langsung cemplung! Rendam dulu pakai larutan PK atau pembersih khusus tanaman air.
Tujuannya buat matiin bakteri atau telur parasit yang numpang lewat. Di Molly Jaya, semua hiasan wajib “disinfektan” dulu sebelum masuk tank.Â
3. Pemberian Pakan Berkualitas

Hindari overfeeding (kasih makan berlebihan). Sisa pakan yang membusuk itu bibit penyakit. Kasih pakan yang nutrisinya lengkap dan pastiin sumbernya bersih. Kalau Sobat Moja nggak mau ribet, pakan-pakan premium di Molly Jaya udah terjamin higienisnya!
Pertanyaan Umum Seputar Penyakit Ikan Cupang (FAQ)

1. Apakah garam dapur biasa boleh digunakan untuk mengobati ikan cupang?

Waduh, jangan ya Sobat Moja! Garam dapur itu mengandung yodium yang bisa bikin cupang makin stres atau malah luka. Selalu gunakan Garam Ikan khusus yang murni tanpa yodium. Di Molly Jaya kita stok banyak kok, murah lagi, cuma Rp5.000!
Baca Juga: Panduan Lengkap Garam Ikan: Fungsi Manfaat, Dosis Tepat, dan Efek Sampingnya
2. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyembuhkan Fin Rot?

Biasanya sekitar 1-2 minggu buat ngilangin infeksinya. Tapi buat nunggu siripnya tumbuh lagi (regrow) secara sempurna, butuh waktu sebulan atau lebih. Tergantung nutrisi yang kamu kasih. Sabar itu sebagian dari iman, hehe.
3. Mengapa ikan cupang saya terus berada di dasar akuarium dan tidak aktif?

Bisa jadi dia kedinginan (butuh heater), atau itu tanda awal penyakit dalam. Cek lagi parameter airnya dan liat apakah ada gejala fisik lain kayak perut bengkak atau sisik berdiri.
4. Apakah semua penyakit ikan cupang bisa menular ke manusia?

Tenang, penyakit ikan hampir nggak pernah menular ke manusia (zoonosis). Tapi tetep ya, biasain cuci tangan pakai sabun setelah ngoprek air akuarium biar kamu tetep higienis.
5. Kapan waktu yang tepat untuk menggunakan obat kimia vs obat alami (daun ketapang)?

Daun ketapang itu bagus buat pencegahan atau sakit yang ringan banget. Tapi kalau udah infeksi akut kayak bintik putih atau busuk sirip, jangan cuma ngandelin daun. Langsung hajar pakai obat kimia biar ikannya tertolong.
Jaga Cupang Tetap Sehat Bareng Molly JayaÂ
Nah, sekarang Sobat Moja udah jadi “dokter” kecil buat cupang di rumah kan? Intinya cuma satu, jaga kebersihan air. Lebih bagus lagi kalau kamu nggak pelit kasih pakan berkualitas. Penyakit itu emang ada, tapi selama kita sigap, cupang kita pasti aman-aman aja.
Kalau kamu nggak mau pusing ngurus ikan yang gampang sakit, belinya di Molly Jaya aja! Ikan dari peternakan kita udah melewati seleksi ketat dan karantina profesional. Jadi pas nyampe di rumah kamu, ikannya udah dalam kondisi super fit. Jadi, lebih bebas dari penyakit ikan cupang yang mengintai.
Lagi butuh obat ikan, garam khusus, atau mau nambah koleksi cupang yang sehat? Cus, langsung check stock Molly Jaya sekarang. Katalog cupang Molly Jaya itu lengkap banget.Â
Tapi meski Molly Jaya sering panen ribuan ekor cupang, kami ini pabrik pusat ikan hias. Jadi sering banget jadi langganan pemborong ikan. Apalagi kami punya reputasi bagus, jadi mereka nggak khawatir beli puluhan sampai ratusan ekor.Â
Intinya, ayo pilih cupang kesukaanmu sekarang juga. Siapa cepat dia dapat, Sobat Moja!