Informasi Perikanan
Cara Merawat Ikan Koki Mutiara agar Tubuhnya Bulat Sempurna dan Bebas Penyakit
Pernah nggak sih tertarik sama Koki Mutiara karena bentuknya yang unik tapi ragu? Bingung gimana kalau ternyata cara merawat ikan Koki Mutiara ini susah? Jangan gelisah lagi Sobat Moja (Molly Jaya)! Minmo udah rangkumin rahasia sukses peliharanya buat kalian.
Banyak hobiis penasaran gimana cara bikin Koki Mutiara bulat sempurna, mulus, dan sehat. Sebenarnya Sobat Moja juga bisa kok, asalkan cara rawat ikannya bener. Yuk, simak dan catet bareng-bareng tipsnya!
Mengenal Keunikan Ikan Koki Mutiara (Pearlscale)

Minmo habis baca buku Budidaya Ikan Mas Koki oleh Aloysius Fernadi. Nah, di situ ditulis kalau Koki Mutiara itu salah satu jenis koki paling unik di dunia! Soalnya dia ini punya sisik yang menonjol gitu. Sisiknya keras gitu, karena deposit kalsium.
Jadi ini teksturnya persis kayak mutiara yang nempel di badannya. Itulah kenapa dia dinamakan Koki Mutiara. Standar kecantikan buat si Mutiara ini ada di bentuk badannya. Makin bulat kayak bola pingpong, maka makin dinilai bagus juga.
Itulah kenapa di farm Molly Jaya, kita bener-bener seleksi bibit Koki Mutiara (Grade A ) ini. Kita pilih yang bulat maksimal sejak dini. Kalau kamu punya yang bulatnya sempurna, rasanya tuh bangga banget. Kayak punya barang limited edition di akuarium!
Rahasia Pemberian Pakan untuk Tubuh Bulat Maksimal

Cara budidaya ikan Koki Mutiara biar bulat adalah memperhatikan pakannya. Jadi, badannya nggak cuma memanjang doang, tapi juga melebar cantik. Alhasil, proporsi bulatnya itu pas.
Minmo selalu pakai pelet tipe tenggelam (sinking pellet) yang tinggi protein. Kenapa harus tenggelam? Karena kalau peletnya terapung, Koki Mutiara bakal banyak menelan udara pas lagi makan di permukaan. Itu bisa bikin mereka kembung atau kena gangguan pencernaan.
Selain pelet, Minmo juga rajin kasih “jamu” alami berupa cacing sutra atau cacing darah. Tujuannya jelas biar pertumbuhannya ngebut. Tapi inget, jangan kasih protein terus! Sobat Moja wajib kasih sayuran.
Kamu bisa kasih kacang polong yang udah rebus dan dikupas kulitnya atau selada rebus sekali seminggu. Kacang polong maupun seladanya bisa dipotong-potong biar muat di mulut ikan. Ini gunanya buat melancarkan pencernaan mereka supaya nggak sembelit.
Selain itu, jadwal makannya juga jangan sekali langsung seabrek. Mending sedikit demi sedikit tapi sering. Sekitar 3-4 kali sehari biar nutrisinya terserap sempurna. Buat menentukan porsi sekali makan, kasih aja pakan yang habis dalam 2-5 menit ya!
Pengaturan Akuarium yang Aman bagi Sisik Mutiara

Nah, ini nih yang sering bikin pemula kecolongan. Sisik mutiara itu kalau udah lepas, tumbuhnya nggak bakal bisa balik jadi mutiara lagi. Tapi jadi sisik biasa yang rata. Sedih banget kan kalau penampilannya jadi “cacat”?
Makanya, di dalam akuarium jangan pernah naruh dekorasi yang tajam. Misalnya kayak batu karang asli atau plastik hiasan yang runcing gitu jangan. Pakai dekorasi yang smooth aja biar badan ikan aman.
Terus, Koki Mutiara ini bukan perenang atletis kayak ikan mas atau koi. Badannya yang bulat bikin mereka agak lambat berenang. Jadi, jangan kasih arus air yang terlalu kencang dari filter.
Kalau arusnya kayak sungai deras, ikan kamu bakal kelelahan. Nanti dia stres dan akhirnya gampang sakit. Pastikan juga kapasitas airnya cukup ya. Jangan terlalu sesak biar mereka bisa manuver dengan asyik.
Baca Juga: 6 Jenis Ikan Koki yang Mudah Dipelihara bagi Pemula
Manajemen Kualitas Air untuk Mencegah Penyakit

Ngurusin puluhan ribu ikan di Molly Jaya ngajarin Minmo kalau air yang bersih itu harga mati. Ikan koki itu makannya banyak, pupnya juga banyak. Kalau filtrasi biologinya nggak kuat, amonia bakal naik dan ikan bisa keracunan.
Minmo selalu saranin rutin ganti air sekitar 20-30% setiap minggu. Inget ya, ganti sebagian aja biar ikannya nggak kaget sama perubahan pH air. Suhu juga harus dijaga biar tetap stabil. Kalau cuaca lagi ekstrem atau musim hujan, pasang heater buat jaga suhu air tetap hangat.
Suhu yang stabil itu ampuh banget buat mencegah White Spot alias bintik putih. Kalau airnya mantap, ikan pasti lincah dan nafsu makannya jos terus! Alhasil ikan kamu jadi berumur panjang.
Baca Juga: 7 Cara Mengetahui Perbedaan Ikan Koki Jantan dan Betina dengan Mudah
Mewaspadai Penyakit Gelembung Renang (Swim Bladder)

Penyakit paling nakal buat ikan bulat adalah gangguan gelembung renang. Sobat Moja pernah liat ikan koki yang berenangnya terbalik atau ngambang terus di permukaan? Nah, itu dia gejalanya.
Ini terjadi karena organ keseimbangannya terganggu akibat pola makan yang salah. Atau juga karena terlalu banyak udara yang ikan telan.
Cara cegahnya gampang kok. Sebelum pelet dikasih ke ikan, rendam dulu sebentar pakai air biar peletnya lunak. Ini menghindari supaya pelet nggak mengembang di dalam perut ikan dan bikin mereka kekenyangan.
Dengan cara ini, sistem pencernaan si bulat tetap aman. Dia bakal terhindar dari penyakit kembung. Nggak bakal deh dia ngambang kebalik di akuarium kamu. Mencegah lebih baik daripada mengobati kan?
Baca Juga: Cara Mengobati Ikan Koki Berenang Terbalik Agar Normal Kembali
Pertanyaan Umum (FAQ) Seputar Ikan Koki Mutiara

Kadang ada yang tanya-tanya ke Minmo tentang pembahasan cara merawat ikan Koki Mutiara ini. Biar Sobat Moja ikutan dapat ilmu, Minmo udah list nih beberapa pertanyaan yang sering ditanyain. Cekidot!
1. Mengapa sisik mutiara ikan saya lepas dan tidak tumbuh seperti semula?

Itu karena sisik mutiara adalah hasil tumpukan kalsium yang unik. Kalau lepas karena luka atau, sel yang tumbuh baru biasanya cuma sisik normal biasa. Makanya, hati-hati banget ya jangan sampai mereka luka!
2. Apakah ikan koki mutiara bisa dicampur dengan jenis ikan koki lain?

Bisa banget, asalkan pilih teman yang sama-sama koki yang perenangnya lambat. Contohnya Ranchu atau Oranda yang badannya juga montok. Jangan dicampur sama Koki Comet atau ikan lain yang gerakannya terlalu gesit. Nanti si Mutiara malah nggak kebagian makanan.
3. Apa obat yang paling ampuh jika ikan koki mutiara terlihat lemas di dasar?

Langkah daruratnya, segera karantina ikannya di wadah terpisah. Kasih garam ikan khusus dan pasang aerasi (gelembung udara) yang kencang biar oksigennya banyak. Biasanya ini sangat membantu buat tahap awal pemulihan.
Garam ikan itu gampang kok carinya. Harganya pun murah. Kalau di Molly Jaya satuannya Rp5.000 aja. Nih, checkout aja di bawah ini.
Baca Juga: Panduan Lengkap Garam Ikan: Fungsi Manfaat, Dosis Tepat, dan Efek Sampingnya
4. Berapa lama usia hidup ikan koki mutiara jika dirawat dengan benar?

Kalau kamu sayang dan rawat dengan benar, mereka bisa hidup lama lho. Sekitar 5 sampai 10 tahun! Jadi bisa jadi teman curhat yang setia di kamar.
5. Apakah aman memberikan pakan peningkat warna untuk koki mutiara?

Aman-aman aja, Sobat Moja. Tapi inget, pakan peningkat warna biasanya cuma suplemen. Tetap utamakan pakan tinggi protein buat ngejar bentuk badan bulatnya dulu. Baru deh dipoles pakai pakan peningkat warnanya biar makin glowing.
Dapatkan Koki Mutiara Imut Berkualitas
Gimana? Ternyata cara merawat ikan Koki Mutiara itu seru banget kan kalau tahu triknya? Memang butuh sedikit perhatian ekstra, tapi rasa puasnya pas liat mereka berenang bulat sempurna itu nggak ada duanya!
Kalau kamu pengen punya Koki Mutiara yang kualitasnya “grade A”, jangan bingung. Langsung aja serbu Molly Jaya! Minmo dan tim sudah ngerawat mereka dengan standar profesional. Jadi, si Koki Mutiara bakal sampai di tangan kamu dengan sehat.
Koki Mutiara di Molly Jaya itu emang bulat-bulat kayak bakso dan terjamin kesehatannya. Jadi nggak heran kadang stoknya suka ludes. Apalagi kalau udah dibeli para juragan, bisa-bisa mereka langsung borong.
Molly Jaya itu emang pusatnya ikan hias di Indonesia. Jadi nggak heran kalau jadi langganan para juragan ikan. Itulah kenapa, kalau stok ikan favoritmu lagi ready langsung aja checkout! Biar nggak keduluan yang lain!
Garam Ikan
Harga aslinya adalah: Rp8.000.Rp5.000Harga saat ini adalah: Rp5.000.