Informasi Perikanan
Cara Budidaya Ikan Channa yang Mudah untuk Pemula
Pengen tahu cara budidaya ikan channa, tapi takut nggak berhasil? Itu wajar sih, apalagi channa itu terkenal sebagai ikan yang agresif. Tapi Sobat Moja (Molly Jaya) nggak usah khawatir, Minmo akan kasih tips mudahnya.
Mulai dari jenis channa yang cocok dibudidayakan untuk pemula dan langkah gampangnya. Minmo jamin nggak bakal kesulitan dapetin bayi-bayi channa yang imut. Siap-siap jadi juragan channa, yuk!
Pemilihan Jenis Channa (Cocok untuk Pemula)

Kalau Sobat Moja masih newbie, jangan langsung nekat pilih Channa Barca yang harganya sultan ya! Buat pemula, kita main aman aja. Pilih Channa yang gampang dipelihara dan tahan banting.
Jangan langsung nekat buru Channa Barca yang harganya setara motor ya, Sobat Moja! Untuk pemula, kita main aman aja. Menurut buku perikanan yang Minmo baca, ada beberapa kriteria channa buat pemula.
Pertama, pilih yang tahan banting dan Nggak gampang drop. Kedua, harus milih channa ya nggak langsung stres sangat perubahan suhu. Terakhir, yang harganya terjangkau biar kalau gagal Sobat Moja nggak nangis.
Rekomendasi Channa yang Cocok

Kalau Sobat Moja bingung, Minmo ada beberapa saran channa. Nih, Minmo spill:
Channa Pulchra (Si Cantik Pemberani): Ikan ini punya warna biru dan oranye yang keren banget, tapi harganya bersahabat. Pulchra adalah salah satu channa paling mudah untuk dijodohkan dan dipijahkan. Skill parenting indukannya juga oke.
Channa Limbata/Stewartii : Limbata (lokal) dan Stewartii (impor, mirip Pulchra) terkenal super kuat dan cepat adaptasi. Kalau kamu takut air kotor, dua jenis ini paling bisa memaafkan.
Hati-hati! Hindari Channa Barca, Argus, dan Maru Yellow/Red (kecuali kamu sudah ahli)! Jenis-jenis ini butuh suhu dan air yang super spesifik, rentan stres! Tapi kalau kamu udah jagoan ikan, boleh banget diterabas!
Tahap Persiapan Budidaya (Bikin Kamar Pengantin)

Mirip kayak manusia, channa itu butuh vibes yang romantis buat kawin. Nggak bisa kasih tempat sembarangan gitu. Yuk, Minmo kasih tahu gimana cara nyiapin tempatnya.
1. Persiapan Akuarium Indukan

Kalau mau pakai akuarium ukurannya harus sesuai. Mulai dari 80 cm sampai 1 meter buat sepasang indukan. Jangan lupa dikasih penutup yang berat, biar ikan ngga lompat.
Boleh juga kamu tambah kayu apung, enceng gondok, atau daun ketapang tempat mereka bermanja-manja.
Oh ya, pastikan juga suhu airnya ideal, yaitu 25°C – 28°C. Buat pH-nya lebih baik yang sedikit asam sampai netral (pH 6.0 – 7.5). Minmo rekomendasikan banget Sobat Moja kasih ektrak ketapang, biar airnya stabil.
Selain itu, airnya harus bersih dan bebas dari klorin lho. Cara biar airnya bebas klorin bisa kamu endapkan dulu sebelum dipakai untuk menaruh ikan. Minmo jamin airnya bikin ikan baper dan mood buat kawin.
2. Pemilihan Indukan dan Cara Membedakan Jantan dan Betina

Ini emang lumayan tricky tapi bukan nggak mungkin. Jantan itu punya badan yang cenderung ramping dan kepalanya kotak besar. Warnanya lebih ngejreng. Pas flaring siripnya juga kelihatan lebih tebal.
Sementara yang betina, itu punya perut yang lebih buncit. Apalagi yang siap bertelur dan siap kawin. Kepalanya itu lebih bulat dan kecil daripada yang jantan. Siripnya juga lebih tipis serta warnanya lebih soft gitu.
3. Proses Penjodohan dan Pemijahan (Masa PDKT)

Jangan pernah langsung masukkan Jantan dan Betina. Itu namanya bukan PDKT, tapi perkelahian brutal! Sini, Minmo kasih petunjuk tata cara perjodohannya.
Pertama-tama, kasih lihat satu sama lain. Jadi satukan mereka tapi untuk sementara batasi dengan sekat transparan. Biarin mereka saling lihat satu sama lain. Seenggaknya selama satu sampai dua minggu.
Kedua, setelah waktu yang ditentukan, waktunya angkat sekatnya. Tapi kamu perlu awasi. Kalau si jantan nggak terlalu beringas dan si betina nggak takut, baru boleh angkat sekatnya.
Tips dari Minmo, kasih banyak tempat bersembunyi biar kalau betina dikejar bisa menyelamatkan diri. Kamu juga harus langsung ngasih sekat lagi buat keduanya kalau betina diserang.
Baca Juga: 21 Jenis Ikan Channa dan Harganya beserta Info Lengkapnya
4. Pancing Buat Kawin

Kalau indukan kelihatan damai, Sobat Moja boleh banget pancing mereka buat kawin. Biasanya mereka ikan channa itu bakal kawin pagi hari, setelah pergantian air 50%.
Trik Minmo, sebagai peternak ikan berpengalaman, lebih baik airnya punya Suhu lebih dingin. Sekitar 24°C. Itu bakal kerasa kayak hujan dan memicu naluri kawin channa.
Baca Juga: Cara Mudah Mempelajari Perbedaan Channa Jantan dan Betina (Panduan Akurat untuk Breeder)
Perawatan Telur dan Larva (Kapan Indukan Diangkat)

Channa itu ikan yang lumayan unik. Mereka mengerami telur di mulutnya atau disebut mouthbrooder. Telur itu bakal mereka taruh di mulut oleh indukan jantan. Oleh karena itu, indukannya jangan diangkat dulu.
Biarin aja mereka mengerami telur sampai jadi burayak atau anakan channa yang berenang bebas. Setelah burayak berenang bebas dan bisa cari makan sendiri, sekitar tujuh sampai 10 hari, boleh angkat indukan.
Waktu Pembesaran

Banyak nih, para hobiis yang penasaran berapa lama pembesaran ikan channa. Dari pengalaman Minmo sebagai peternak ikan, burayak bisa mencapai panjang 5 cm – 10 cm dalam waktu dua bulan. Tergantung kualitas pakan yang dipakai.
Strategi Pakan

Nah, jadi apa makanan ikan channa biar cepat besar? Channa yang merupakan predator harus makan pakan predator. Ini penting banget buat pertumbuhan dan biar warnanya cerah.
- Fase Burayak atau Ukuran 1-2 cm: karena masih bocil, pakan channa ini biasanya Minmo kasih kutu air, artemia, atau mikroorganisme kecil. Jangan Sobat Moja kasih pelet dulu ya!
- Fase Remaja 5-15 cm: di umur segini, channa paling oke dikasih pakan hidup ukuran sedang dan juga pelet. Pakan hidupnya biasanya jangkrik kecil, udang cincang, atau cacing sutra. Kalau peletnya itu, Minmo rekomendasikan yang berprotein minimal 45%.
- Fase Dewasa (15 cm ke atas): Wah, pas dewasa gini biasanya channa udah boleh makan potongan ikan kecil. Bahkan juga bisa di pakan jangkrik dewasa, udang utuh, dan kodok kecil.
Tips dari Minmo untuk channa dewasa: kalau ingin warna channa bagus, untuk warna merah atau oranye perbanyak kasih udang. Kalau warna biru atau hitam fokus ke pelet premium dan pakan hidup yang berkualitas.
Baca Juga: 12 Rekomendasi Makanan Ikan Channa Terbaik (Agar Cepat Colour Up)
Rahasia Breeder Pilih Indukan Berkualitas
Gimana, Sobat Moja? Budidaya channa ternyata nggak sehoror tampangnya, kan? Kuncinya adalah nyalain mood mereka dengan air bersih dan hiding spot yang banyak.
Sekarang, kamu sudah pegang blueprint lengkap untuk mencetak baby channa sangar yang siap jadi rebutan hobiis lain. Jangan cuma baca doang, langsung gas siapkan akuariummu!
Kalau kamu butuh indukan channa yang genetiknya sudah teruji, langsung kepoin katalog Molly Jaya! Minmo jamin warnanya ngejreng dan hasilkan anakan terbaik. Ikuti langkah para breeder yang sudah sukses mempraktekkan cara budidaya ikan channa ini!
Channa Andrao
Mulai Harga aslinya adalah: Rp50.000.Rp25.000Harga saat ini adalah: Rp25.000.
Channa Asiatica
Mulai Harga aslinya adalah: Rp22.000.Rp10.000Harga saat ini adalah: Rp10.000.
Channa Blue Pulchra
Mulai Harga aslinya adalah: Rp42.000.Rp19.500Harga saat ini adalah: Rp19.500.
Channa Maru
Mulai Harga aslinya adalah: Rp30.000.Rp13.500Harga saat ini adalah: Rp13.500.