Musim kemarau ditandai dengan rendahnya curah hujan bulanan. Siklus alami aktif ini membuat musim kemarau jadi perhatian utama dalam pengelolaan air.
Berikut adalah rincian karakteristik dan dampak penting dari fenomena iklim tropis ini:
Menurunkan Intensitas Hujan: Curah hujan bulanan merosot drastis di bawah ambang batas normal. Kondisi kering ini umumnya dipicu oleh pergerakan Angin Monsun Australia.
Menaikkan Suhu Udara: Paparan sinar matahari terasa sangat terik saat siang hari. Minimnya tutupan awan memicu penguapan air tanah yang sangat intensif.
Memicu Risiko Kekeringan: Ketersediaan sumber air bersih di berbagai danau dan sungai mulai surut. Fase ini memaksa warga untuk lebih bijak menghemat cadangan air.
Mengancam Sektor Pertanian: Kelembapan tanah yang menurun drastis mengganggu pertumbuhan vegetasi. Hal tersebut memperbesar potensi gagal panen bagi para petani.