Cupang betina memiliki karakteristik fisik dan perilaku yang sangat khas serta berbeda dari pejantan. Tubuhnya cenderung lebih pendek, bulat, dan tampak gemuk, terutama saat mengandung telur-telur siap kawin di dalam perutnya. Sirip atas, bawah, dan ekor berbentuk pendek serta tidak melebar secara berlebihan saat berenang mengitari akuarium. Makhluk ini memiliki bintik putih kecil menyerupai butiran beras pada bagian bawah perut sebagai saluran pelepasan telur. Gerakannya relatif tenang dan anggun, meskipun tetap memperlihatkan sifat agresif saat mempertahankan wilayah dari betina lain. Kehadiran betina berkualitas sangat menentukan keberhasilan proses pembiakan untuk menghasilkan keturunan yang sehat dan kuat.