BUDIDAYA CUPANG ADUAN

Budidaya cupang aduan (Betta splendens / Betta imbellis) bersama Molly Jaya Indonesia merupakan peluang bisnis perikanan hias yang sangat menjanjikan dengan perputaran modal yang cepat.
Berbeda dengan jenis cupang hias yang mengutamakan keindahan sirip, budidaya cupang aduan berfokus pada kekuatan mental petarung, struktur tulang yang kokoh, ketebalan sisik, serta kegesitan berenang. Molly Jaya menyediakan panduan taktis bagi Sobat Moja untuk menghasilkan anakan cupang aduan tangguh kelas juara.
Pemilihan Indukan Berkualitas (Top Gen)
Kunci utama kesuksesan budidaya cupang aduan terletak pada silsilah genetik (bloodline) sang induk. Anda wajib memilih pasangan indukan dengan kriteria berikut:
  • Mental Petarung Tinggi: Pilih indukan jantan yang memiliki rekam jejak kemenangan jelas atau menunjukkan sifat agresif yang tinggi saat melihat cermin.
  • Kerapatan Gigi & Sisik Tebal: Pilih ikan yang memiliki sisik rapat dan tebal untuk meminimalkan luka saat terkena gigitan lawan.
  • Struktur Badan Proporsional: Pastikan bentuk tubuh ikan kokoh, lurus, dan memiliki pangkal ekor yang tebal guna menghasilkan dorongan renang yang kuat dan bertenaga.
Proses Pemijahan (Perkawinan) Tanpa Pasif
  1. Siapkan Wadah Pemijahan: Gunakan baskom atau akuarium kecil, lalu isi dengan air endapan setinggi 10–15 cm. Masukkan tanaman air atau potongan plastik bening di permukaan air sebagai tempat menempelkan busa telur.
  2. Lakukan Proses Perjodohan: Masukkan sepasang indukan ke dalam wadah, namun sekat terlebih dahulu menggunakan botol kaca bening selama 1–2 hari. Langkah ini merangsang ikan jantan untuk membuat sarang busa yang tebal.
  3. Satukan Ikan: Lepas sekat pembatas setelah sarang busa siap. Proses perkawinan biasanya berlangsung pada pagi atau sore hari.
  4. Angkat Induk Betina: Segera keluarkan induk betina setelah proses bertelur selesai agar ia tidak memakan telur-telurnya sendiri. Biarkan induk jantan merawat telur hingga menetas menjadi burayak dalam waktu 24–48 jam.