Informasi Perikanan
5 Pemeriksaan Ikan di Akuarium yang Harus Dilakukan Saat Pulang Mudik
Halo, Sobat Moja (Molly Jaya)! Udah pada pulang mudik, kan? Minmo (Admin Moja) punya pesan penting, yaitu jangan lupa cek ikan di akuarium! Karena saat ditinggal mudik ikannya bisa aja mengalami masalah.
Kita nggak tahu apa yang terjadi sama ikan ketika kita berada di luar kan? Jadi Ada baiknya kalau kita melakukan beberapa pemeriksaan untuk langkah pengamanan. Yuk, simak bareng-bareng beberapa pemeriksaan yang bisa Sobat Moja lakukan!
Akhirnya Pulang! Jangan Langsung Istirahat, Cek Akuarium Kamu

Sobat Moja, perjalanan mudik itu emang bikin capek. Tapi ikan kamu di rumah jauh lebih capek karena harus bertahan hidup sendirian. Kondisi kritis pasca mudik itu nyata, guys. Bayangin aja, selama kamu asik makan opor di kampung, bisa terjadi apapun di akuarium.
Kita nggak tahu apakah di rumah sempat mati lampu seharian, pakan otomatisnya macet, atau apapun. Kualitas air bisa aja terjun bebas gara-gara masalah-masalah teknis itu.
Di Molly Jaya, Minmo selalu nanemin prinsip “Ikan Sehat, Hati Tenang“. Kalau kamu telat ngecek, masalah kecil kayak filter macet bisa jadi bencana nasional di akuarium. Amonia bisa numpuk, oksigen nipis, dan ikan-ikan cantik kamu bisa stres berat. Jadi, yuk, bareng Minmo kita lakukan inspeksi mendadak ala peternak pro!
5 Hal Wajib Periksa Demi Keselamatan Ikan

Biar nggak bingung, ikuti checklist ala Admin Moja ini ya:
1. Cek Kondisi Fisik dan Jumlah Ikan

Hal pertama yang Minmo lakuin pas balik ke farm adalah observasi cepat. Liat deh, ada nggak ikan yang lemas, warnanya pucat kayak hantu. Atau jangan-jangan badannya penuh bintik putih (jamur)?
Terus, jangan lupa dihitung jumlahnya! Pastiin nggak ada “anggota keluarga” yang hilang. Kalau ada ikan yang mati di sudut tersembunyi atau nyelip di balik batu, segera angkat!
Karena bangkai ikan itu bom waktu, Sobat Moja. Dia bakal busuk dan ngerusak kualitas air seisi akuarium dalam sekejap. Jangan sampai temen-temen yang lainnya nyusul meninggal.
Baca Juga: 5 Penyebab Ikan Molly Mati Mendadak dan Cara Menghindarinya
2. Cek Fungsi Peralatan (Filter, Aerator, Lampu)

Langsung raba filternya, airnya masih ngalir kencang nggak? Filter yang mati selama kamu mudik itu bahaya banget. Itu karena bakteri baiknya bisa mati dan malah jadi sumber racun. Cek juga aeratornya, pastikan gelembung oksigennya tetep joss.
Jangan lupa liat lampu dan timer-nya. Pastiin nggak ada kabel yang korslet atau kebakar gara-gara tegangan listrik. Bisa aja listrik nggak stabil pas ditinggal.
Baca Juga: 7 Jenis Ikan Hias yang Bisa Hidup di Wadah Kecil, Tanpa Filter dan Aerator
3. Cek Sisa Pakan pada Automatic Feeder

Buat Sobat Moja yang pakai alat pemberi pakan otomatis, coba diintip porsinya. Apakah pakannya masih ada, atau malah tumpah bleberan ke akuarium? Kalau tumpah kebanyakan, air pasti bakal busuk.
Cek juga kebersihannya. Kalau pakan di dalam alat kelihatan lembap atau berjamur, langsung buang dan ganti yang baru. Jangan kasih pakan basi ke ikan kesayangan ya. Nanti mereka diare kayak Minmo kalau kebanyakan sambal!
4. Uji Kualitas Air (Bau dan Warna)

Gunakan indra penciuman kamu, Sobat Moja. Deketin hidung ke permukaan air. Kalau baunya amis menyengat atau kayak bau selokan, itu tanda bahaya tingkat dewa!
Secara visual juga liat, apakah airnya keruh atau berkabut (milky water)? Kalau airnya butek kayak susu basi, itu bahaya. Tandanya ekosistem bakteri di akuarium kamu lagi kacau balau. Jadi perlu tuh yang namanya pertolongan pertama segera.
5. Cek Suhu Air

Kalau rumah kamu ditutup rapat selama mudik, suhu ruangan bisa naik drastis kayak sauna, lho. Air akuarium yang kepanasan bakal bikin kadar oksigen merosot tajam. Pastiin suhu air tetep di rentang aman, sekitar 25-29°C buat ikan tropis.
Kalau airnya berasa anget banget pas kamu celup jari, segera lakukan tindakan. Ini supaya ikan nggak “mateng” pelan-pelan.
Tindakan Darurat Jika Menemukan Masalah

Kalau ternyata ada masalah, jangan panik! Minmo udah sering ngadepin drama ginian di Molly Jaya. Langkah pertama, lakukan water change (ganti air) segera! Meskipun air kelihatan jernih, ganti aja sekitar 30%.
Pakai air baru ya, yang sudah diendapkan. Ini penting buat buang racun dan nambah suplai oksigen segar. Terus, pas ngasih makan, jangan langsung diguyur banyak-banyak ya. Mentang-mentang kasihan mereka “puasa”, eh kamu malah kasih makan porsi kuli.
Mulailah dengan porsi kecil dulu biar pencernaan mereka nggak kaget. Terakhir, tambahkan bakteri starter atau penjernih air. Kamu bisa beli produk unggulan dari Molly Jaya buat bantu stabilin lagi ekosistem akuarium kamu. Dijamin, ikan bakal langsung happy lagi!
5 Pertanyaan Umum Terkait Pemeriksaan Ikan di Akuarium (FAQ)
1. Bolehkah langsung kuras 100% kalau air kotor banget?

JANGAN! Perubahan parameter air (pH dan suhu) yang mendadak malah bakal bikin ikan shock dan mati. Cukup 30-50% aja secara bertahap.
2. Gimana kalau nemu ikan mati pas pulang?

Segera angkat bangkainya, ganti air 50%, dan cuci kapas filter bagian atas. Ini tujuannya buat buang sisa-sisa pembusukannya.
Baca Juga: Cara Memasang Filter Akuarium untuk Pemula, Simak Langkah-langkahnya!
3. Ikan laper banget, boleh kasih makan 2x lipat?

Nggak boleh, Sobat Moja! Kasih sedikit-sedikit dulu. Kalau kondisi air belum stabil, sisa pakan malah bakal jadi racun baru.
4. Kenapa kaca akuarium penuh alga pas ditinggal?

Biasanya karena lampu nyala terlalu lama atau sirkulasi air kurang bagus. Bersihin aja pakai magnet pembersih. Selain itu, kurangi durasi lampu akuarium buat beberapa hari ke depan.
5. Kapan kondisi akuarium dibilang “aman” lagi?

Kalau setelah 24 jam ikan kamu udah lincah berenang, itu tanda bagus. Apalagi kalau ikannnya lahap makannya, dan airnya tetep bening kristal. Berarti misi penyelamatan kamu sukses!
Dapatkan Alat-alat Akuarium serta Ikan Hias Terbaik Hanya di Molly Jaya
Gimana, udah siap ngecek ikan di akuarium kamu? Ingat ya, Sobat Moja, ikan yang sehat itu cerminan pemilik yang perhatian. Kalau kamu nemu kendala atau butuh ikan baru, jangan ragu ngobrol sama Minmo!
Kita juga punya puluhan ribu stok ikan molly, guppy, GloFish, cupang, dan berbagai ikan hias lainnya. Tentunya semuanya kualitasnya juara karena dirawat langsung sama ahlinya. Plus, kita punya produk-produk perawatan air yang bakal bikin akuarium kamu tetep stabil, lho!
Yuk, langsung aja gas belanja di Molly Jaya. Mau beli online atau offline? Semua bisa. Beli online ada garansi uang kembali dan pengirimannya cepat. Beli offline juga nggak kalah seru karena nggak perlu bayar ongkir!
Tapi Sobat Moja harus gercep ya, karena Molly Jaya itu langganannya para juragan ikan. Jadi jangan sampai ikan yang kamu taksir ludes stoknya. Minmo tunggu ya, boleh banget kalau mau tanya-tanya dulu!
Paket Bundling – Ikan Hias (Lengkap)
Harga aslinya adalah: Rp170.000.Rp117.500Harga saat ini adalah: Rp117.500.