5 Tanaman Akuarium Low CO2 yang Cocok Untuk Pemula

5 Tanaman akuarium low CO2 ini adalah salah solusi untukmu yang pengen punya akuarium yang indah tapi nggak mau ribet. Banyak pemula yang bingung soal perawatan tanaman akuarium, apalagi kalau harus pakai CO2 tambahan.
Tanaman-tanaman ini tidak hanya mudah dirawat, tapi juga bisa mempercantik tampilan akuariummu, membuat ekosistem lebih sehat, dan memberikan tempat berlindung bagi ikan serta udang. Yuk, kita ulas 5 tanaman low-CO2 yang cocok untuk pemula!
1. Java Fern (Microsorum pteropus)
Java Fern atau pakis Jawa adalah salah satu tanaman akuarium paling populer di dunia aquascaping. Kenapa? Karena tanaman ini sangat mudah perawatannya dan bisa bertahan dalam berbagai kondisi air.
a. Keunggulan Java Fern:
Java Fern memiliki daun hijau panjang dengan tekstur sedikit kasar yang membuatnya terlihat eksotis. Cara menanamnya juga sangat mudah! Kamu cukup mengikat akarnya ke kayu apung atau batu dengan benang atau lem khusus aquascape. Setelah beberapa minggu, akarnya akan menempel sendiri.

Satu hal yang perlu diperhatikan, jangan pernah menanam Java Fern dengan cara menimbun akarnya di substrat. Karena jika akarnya tertimbun, tanaman ini justru akan membusuk dan mati.
2. Anubias
Kalau kamu suka tanaman dengan tampilan elegan dan minimalis, Anubias bisa jadi pilihan terbaik. Karena tanaman ini memiliki daun yang tebal berwarna hijau gelap.
a. Keunggulan Anubias
Anubias tumbuh dengan sangat lambat, jadi kamu tidak perlu repot-repot memangkasnya terlalu sering. Selain itu, tanaman ini juga tahan terhadap berbagai kondisi air, sehingga cocok untuk pemula yang masih belajar mengelola akuarium.

Cara menanamnya mirip dengan Java Fern, yaitu dengan menempelkan rimpangnya ke kayu atau batu. Kamu bisa menempatkan anubias pada dasar akuarium, namun pastikan rimpangnya tidak tertimbun substrat.
3. Bucephalandra
Bucephalandra adalah tanaman yang semakin populer di kalangan penggemar aquascape, karena tanaman yang berasal dari Kalimantan ini memiliki bentuk serta warna daun yang unik, mulai dari hijau tua hingga merah keunguan.
a. Keunggulan Bucephalandra
Salah satu daya tarik utama Bucephalandra adalah daunnya yang bisa berubah warna tergantung pencahayaan dan kondisi air. Beberapa jenis Bucephalandra memiliki tekstur daun berbintik-bintik yang membuatnya terlihat makin menarik.

Karena pertumbuhannya yang lambat, tanaman ini tidak memerlukan banyak perawatan. Kamu hanya perlu memastikan kualitas airnya tetap stabil, sehingga Bucephalandra bisa tumbuh dengan baik tanpa perlu CO2 tambahan.
4. Liliopsis
Apabila Kamu ingin menciptakan tampilan akuarium menggunakan lantai hijau seperti karpet, Liliopsis bisa jadi pilihan yang tepat. Karena tanaman ini tumbuh merambat pada dasar akuarium sehingga menciptakan efek seperti padang rumput bawah air.
a. Keunggulan Liliopsis
Meskipun perawatannya cukup mudah, Liliopsis membutuhkan pencahayaan sedang hingga tinggi agar bisa tumbuh subur dan menyebar dengan baik. Namun apabila cahaya terlalu rendah, pertumbuhannya akan melambat dan daunnya bisa menjadi lebih panjang serta kurang rapat.

5. Java Moss (Taxiphyllum barbieri)
Java Moss adalah salah satu tanaman aquascape paling serbaguna dan mudah dirawat, karena tanaman ini berbentuk lumut hijau yang bisa tumbuh di berbagai kondisi air dan pencahayaan.
a. Keunggulan Java Moss
Java Moss sering digunakan untuk membuat efek hijau alami di akuarium. Kamu bisa menempelkannya di kayu apung, batu, atau bahkan membuat efek “dinding lumut” dengan menempelkannya di jaring khusus.

Tanaman ini juga sering digunakan dalam akuarium yang berisi udang karena memberikan tempat persembunyian yang aman.
Kesimpulan
Kelima tanaman tersebut adalah pilihan terbaik untukmu yang ingin memiliki akuarium cantik tanpa ribet. Dengan perawatan yang tepat, akuariummu akan terlihat lebih asri, segar, dan indah! Ingat, kunci utama merawat tanaman akuarium adalah kesabaran dan konsistensi.
Jadi, tanaman mana yang paling menarik untuk Kamu coba?
Kontributor Penulis Artikel: Nafi Hafiz Nur Hidayat
Ikan Hias Berkualitas:
Cupang Plakat Avatar
Mulai Harga aslinya adalah: Rp100.000.Rp35.000Harga saat ini adalah: Rp35.000.
Discus Turquoise
Mulai Harga aslinya adalah: Rp100.000.Rp75.000Harga saat ini adalah: Rp75.000.Kura-kura Brazil
Mulai Harga aslinya adalah: Rp50.000.Rp30.000Harga saat ini adalah: Rp30.000.